Senin, 03 Februari 2020

Lirik Lagu Sumbawa - Pamendi Ate

Leave a Comment

Pamendi Ate
Voc: Yayan, Cipt. Yayan
Album: Lala Saudi








Ku tari jangi pang kau
Pamendi ate mu
Pangarap ku belo ke andi

Kurang apa po aku ta
Jina kalanye leng jangi
Mu santaneng aku ke untung


Untung ku no poka tendri
Dunung mo kantara rungan
Sawer leng tu talo ate

Siong po to ka ku pipi
Kaleng dunung ku rasate
Onang ku seles andi rea mal

Ku kemban ate kakendung
Kuda po mana ku rugi
Andi we andi we andi

Andi si intan rua na
Lako ku sanyele rara
No kau sai po ya pendi

<iframe width="854" height="480" src="https://www.youtube.com/embed/rZlfuw3GrsE" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
Read More

Senin, 20 Januari 2020

Lirik Lagu Sarungan Utan - Serunai Community

Leave a Comment
Sarungan Utan
Serunai Community


O sarea rama peno
Ma sanenge senda kami
Bakal mayang desa utan

Siwa desa jadi sopo
Kales meno ko panyengar 
Liok leng puen sakaya 2x

Dalam bok tana samawa
Tuter ka tanang mas goa
Pina benteng desa darat
Ten enam olas pitu telu 

Utan jadi kerajaan
Laser mo taket leng tau
No sembarang tu sangkual 2x

Remban mula ka ya pina
Sasingin ke remban aji
Pina leng baringin sila
Jangka to mo masih tu gita

Reff:
Nan panising tau sapuan
Brang rea, lapan rea 
Imung ke uma kemban angkum 

Ada mo singin orong bako 
Orong sele uma pungka 
Uma bage ke orong tenga 

Jangka to mo masih si peno
Tau utan sadeka orong 
Nan mo tanda tau sukur
Read More

Kamis, 05 September 2019

“Pergantian Musim” Permainan, masih ada?

Leave a Comment
Semenjak Android mulai menggantikan peran Blackberry dalam pasar persaingan telepon genggam, banyak hal yang beru
bah dalam kehidupan banyak umat manusia. Segala aspek kehidupan mulai berubah, seperti mulai berubahnya gaya hidup manusia yang cendrung menggunakan telepon genggamnya untuk melakukan segala hal, mulai dari berbelanja, belajar, bekerja sampai bermainpun manusia lebih memilih menggunakan telepon genggam.



Para pengembang androidpun mulai berlomba-lomba untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara menerjemahkan kegiatan sehari-hari manusia untuk dijadikan sebuah aplikasi android. Banyak kita temui aplikasi-aplikasi seperti Mobile Banking, yang dulunya manusia menggunakan mesin ATM untuk melakukan transaksi Perbankan, kini dengan dengan aplikasi Mobile Banking, manusia tidak perlu lagi menghabiskan tenaga ke mesin ATM, cukup dengan menggunakan telepon genggamnya saja, sudah dapat melakukan itu semua. Ada pula aplikasi Belanja onlie yang biasa di sebut dengan e-commerce. Dengan e-commerce, manusia dapat memilih barang yang ingin dibeli nya kemudian menggunakan aplikasi Mobile Banking untuk pembayarannya. Begitupula dalam hal permainan, sangat banyak kita temui permainan yang dulu dapat kita mainkan bersama teman-teman seperti Domino, ulartangga, monopoli dll, kini dapat dimainkan hanya dengan menggunakan telepon genggam saja. Semakin banyak pula permainan-permainan lain yang dikembangkan oleh para pengembang yang cukup dapat menghabiskan banyak waktu penggunannya.

Dengan adanya permaina online tersebut, permainan-permainan tradisional mulai ditinggalkan. Sudah jarang kita temui anak-anak sekarang berkumpul bersama teman-teman di sebuah tanah lapang untuk mulai memainkan permainan tradisional. Pada generasi sebelum android menjadi sangat popular, ada banyak sekali permainan-permainan tradisional yang dapat dimainkan untuk menghabiskan waktu luang. Tidak jarang di suatu daerah , permainan-permainan tradisional ini memiliki musim nya sendiri untuk dimainkan.

Disumbawa misalnya, musim permainan kadang ditentukan oleh cuaca, apabila musim penghujan, banyak anak-anak bermain layang-layang karena angin pada saat itu lumayan kencang. Untuk permainan-permainan lainnya seperti main miri, kelereng, gambar, karet, pake, dll,  kita tidak tau apa penyebab bergantinya musim permainan tersebut. Bisa suatu ketika, saat suatu permainan sudah agak lama untuk dimainkan, dengan sendirinya musim permainan berubah. Contohnya ketika musim main miri, semua anak-anak berbondong-bondong memainkan permainan itu, di setiap kampung semua anak memainkan permainan itu, seolah itu-itu saja yang menjadi tujuan anak-anak untuk keluar bermain. Sampai pada suatu ketika yang kadang mereka sendiri tidak tau kapan dan apa penyebabnya musim permainan itu berubah, seolah tidak ada harganya lagi permainan sebelumnya yang mereka mainkan, mereka mulai beralih permainan dan sejenak melupakan permainan sebelumnya. Begitu seterusnya, berubah lagi ke permainan berikutnya, berputar seperti bole. Biasanya mereka menambahkan kata musim di depan permainan untuk menandakan bahwa saat itu mereka sedang memainkan sebuah permainan, seperti musim miri, musim kelereng, musim karet, musim gambar dan seterusnya.

Di zaman modern ini, masih adakah pergantian musim permainan seperti itu? Ataukah memang benar-benar sudah tergantikan dengan permainan online yang lebih popular saat ini. Atau mungkin permainan online seperti Mobile Legends, PUBG, Free Fire , masuk ke daftar musim permainan?.  Apabila demikian, saya harap musim permainan dapat terus berputar sehingga permainan-permainan tradisional dapat di mainkan kembali sesuai dengan musimnya nanti.

Terimakasih .
Read More

Gerakan Literasi "Sumbawa Membaca" Apa Kabar?

Leave a Comment


Sumbawa adalah salah satu daerah di indonesia yang memiliki minat baca masyarakat yang sangat rendah,hal itu di sebabkan oleh beberapa faktor seperti fasilitas buku yang kurang memadai, beserta tidak diterapkannya kebudayaan membaca sejak usia dini. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten sumbawa sudah berupaya meningkatkan minat baca masyarakat, yaitu dengan mengadakan gerakan literasi ”sumbawa membaca” yang telah resmi di canangkan di stadion cendrawasi brang biji,sumbawa besar pada rabu, 23 november 2017 yang di hadiri oleh sekitar 700-an siswa,beserta para pejabat daerah sumbawa.

Namun sekarang,di tahun 2019 ini ,program literasi yang di adakan pemerintah kabupaten sumbawa dulu, sepi pemberitaan. Program yang elu – elu kan dapat meningkatkan kualitas masyarakat, kini sudah tidak ada kabar lagi. padahal pemerintah telah banyak memprogramkan kegiatan kegiatan untuk mengembangkan gerakan literasi tersebut,seperti halnya peningkatan jumlah buku di sekolah, pembagian buku di masing masing desa, beserta program literasi di sekolah sebelum pelajaran di mulai. Namun sekarang, program tersebut seolah – olah lenyap tanpa adanya pemberitaan lagi.

Tidak adanya pengawasan dan perhatian membuat program – program yang diusungkan dulu sudah tidak terurus lagi. Seperti program literasi yang sudah tidak di terapkan di beberapa sekolah, beserta buku yang di berikan pada masing – masing desa, sekarang kondisinya sangat memprihatinkan. Sepinya minat membaca masyarakat membuat banyak buku berdebu serta lapuk di santap rayap. Lalu, bagaimana kelanjutan program ini adalah masih menjadi pertanyaan. Apakah akan terus berlanjut atau hanya di biarkan dan di diamkan hingga di katakan gagal??

Marilah kita ,masyarakat Sumbawa bersama – sama mengusungkan kembali program –
program pemerintah dulu,demi terbentuknya insan – insan terbaik Sumbawa beserta terwujudnya
sumber daya manusia yang berkualitas.

#GerakanLiterasi

#SumbawaMembaca
Read More

Senin, 26 Agustus 2019

Lirik Lagu Sumbawa - Andi We Sayang

Leave a Comment

Andi We Sayang


Voc: Yuyu Boa


Bua ku datang lako ta
Nonda ka leng ku bawa
Salamat gama parana

Pitu ten ku umung ate
Ku suru bilu lako len
No roa samanta sia


Segi empat karang sia

Liuk leng anggur sarangan

Nan pang tokal nyaman ate


Ma mole an di ma mole

Ma mole lako bale kita

Pang rep kayu guger den saling asi


Read More

Kamis, 22 Agustus 2019

Lirik Lagu Sumbawa - Tendri Ate (Yayan)

Leave a Comment
Tendri Ate 
Vocal : Yayan

Cipt   : Yayan


Sala ke andi lamen ku sate kau

Dosa ke andi lamen ku totang kau

Andi nan kemang ku gila rasate


No urung niat tetap mo pang ate

Rela ke andi tu barete untung

Talo po leng le qu batari jangi


Rea rasate ku riam ke andi

Mana me tingi olat ku sangasar

Nyata ku rela tu sasopo ate


Ku kemban jangi rasate ate sendri no bosan selak parangan

Ate ku andi noroa kagiser noroa kagiser....

Belo pangarap kewa kareda murela murela gamana santung parana ta.....!!


Read More

Lirik Lagu Sumbawa - Mata Balong (Losonk)

Leave a Comment
Mata Balong (Losonk)
Voc: Epun

We ado adi gandang jina jenang mu balong
We ado adi gandang jina no lawa tu mandang

We ado adi gandang jina loya mu buya
we ado adi gandang mu buya puin no kemang
Ta puin no kemang ada bua’ mu tonang.

Sayang we sayang do gandang
ke riam mata mu nulang
manis mampis mara kemang
kemang menir kemang dangar
kemang menir kemang dangar
konang no rela ya dadi kemang jepin nong kubir…

we andi ma mo tu kemban rasate
bede dadi sampar jangi
lema maris tu saling pendi


Read More

Rabu, 21 Agustus 2019

Lirik Lagu Sumbawa - Bulung (SAMBAVA)

Leave a Comment
Bulung
Voc: Iqbal sanggo
Cipt: Iqbal Sanggo | Album: Sambava

Ku tokal pajele puen kuler
Arap datang sanoya kemang lino
I gendras tuna tu nonda manjeng
Roa kagantalo gita dengan

We nanta tau dadi taruna
Luset diri sesal no katemung
Ke jenang balong


I gendras tuna tu nonda manjeng
Roa bae angan dalam ipi
Mengas mo ku gita rua mu andi
Tumung ser ate ta ya ramanjeng

We nanta tau dadi taruna
Luset diri sesal no katemung
Ke jenang balong

Ngibar pio les kaling kesu
Bawa salam doa ranggo
Dadi dua timal telas era na
Ma no bosan tu langan mesa

Maras tutu ya ramanjeng
Dadi salingong no barema
Read More

Lirik Lagu Sumbawa - Mandang No Rela (SAMBAVA)

Leave a Comment
Mandang No Rela
Voc: Ryan
Cipt: Iqbal Sanggo | Album: Sambava

Tingka mu to we, rasa leng ate
Barangan bae ku kau

Leng tenga petang tangko leng subu
Ku angan bae senda kau

Tutu si lenas ka mu tulang
We parana
Lino mara ai dalam dulang
Long barumak ate


Ku ulir ano sampang samin do
Batari ku batari

We senap semu mengas ano
Ku apan si

We nangis ate ku menong rungan mu
Balangan maras
Sarapang kayu jolo sate reba bilin puin

Sya lalalalala
Read More

Lirik Lagu Sumbawa - Damar Kurung (SAMBAVA)

Leave a Comment
Damar Kurung
Voc: Joe Thinks
Cipt: Iqbal Sanggo | Album: Sambava


Lamin mu pendi nanta ate
Na mu pengeng langan bewe
Pendri puin tingka rela
Ma lema nyaman usi rep

Saruntung bewe rabua
Goyo po den no baseli
Sendri


Aku ke kau intan e
Tu saneja ko ne peno
Aku tu no bentan susa
Na pina susa leng ate

Ku sampanang arap
Nongka ku santaning
Ola talo mo rasate
Tingka ku to menta
Jangi ku seseng nyang
Ma dadi ila parana

Cup cup cup e rara
Read More

Lirik Lagu Sumbawa - Sopo Sapolak (SAMBAVA)

Leave a Comment
Sopo Sapolak
Voc: Joe Thinks
Cipt: Iqbal Sanggo | Album: Sambava

Senap angin tu samin pang
Lema gama bawa rungan
Rungan balong lako diri ko intan e

Pangarap sia ina e
Julin tangko kewa balong
Dadi angan dadi senda


Gendras ku pendi sia
Lako aku tu bajele
Saruntung nan basatotang

No nak jangaka basanturet
Kewa arap bakalako
Ma lema rures dalam palangan

Talaki rena basai
Dadi pangaji aku
Batemung ke rasate
Anak basewal onang angkang kabalong
Katokal e yai yai

Parana sopo no ku beang tama ila
Lamin jangi ya ku keme
Lamin jangi ya ku ya ku keme
Ta bagian hoo oh
Sabidu bida bida pap pa

we pendi ate ku baesi anak
Na kalembu dalam let rea
Ila parana ku bantal mate
Ku bantal mate
Yayayayaa

Sanusung bagian ajan baroba
Mangkelek ajal gama we parana
Parana ado intan ku nene we
We..we..we
Read More

Selasa, 22 Januari 2019

Chord Lagu Sumbawa - Lala Saudi

Leave a Comment
Lala Saudi
Yayan
Do: C

C                                  Em                           F                   C
Bendru po ku tangar tutu do intan Rasate nan po kalante ko ate

Am                             Dm                           G               C
To nya mu bilen ku lalo lempat let We andi lala saudi

C                                Em                          F                  C
Mara leng jangi dua ten si ruana Suru ku batari untung

Am                                Dm                 G                            C
Rela santung mo ke kau we andi Lalo mo bangka balayar

C                                                F
Na kalupa jangi kita Leng desa ta tu ila panontang
               G                  C
Totang mu totang kapola biasa

C                                                          F
Ta nya nyonde ka tutu leng Na gier iman mu notang gamana

G                                           C
Aku tu batari we andi no bumang lako len

   F    C      G                    C       F           C       G            C
Andi we andi Andi lala saudi  Andi we andi Andi lala saudi
Read More

Senin, 21 Januari 2019

Batu Kanadi sebagai salah Satu warisan Budaya Tana Samawa

Leave a Comment
Batu Kanadi sebagai salah Satu warisan Budaya Tana Samawa

Oleh: Nandita Pasya Salsabila

 

Sejarah sejatinya adalah rekaman perjalanan waktu. Ia seperti teropong yang mampu menembus lorong-lorong waktu masa silam. Ia akan mampu dipulihkan ulang ketika memiliki catatan-catatan yang lengkap, maka sungguh beruntung negara seperti Cina yang sangat menghargai sejarahnya sehingga rekaman jejak-jejak masa lalu mereka dapat dibaca dan dipelajari oleh generasi penerusnya. Ketika sejarah Sumbawa hanya mampu dipahami sampai abad ke 17, Cina memiliki data yang lengkap tentang keberadaan dinasti mereka bahkan dari mulai abad 2000 SM. Sumbawa memang bukanlah Cina, tapi dari negara ini banyak hal yang dapat dipelajari.


(Foto: Batu Kanadi)


Sejarah akan mampu memberi makna ketika ia ditulis dan disampaikan ke khalayak ramai, bukan disimpan dalam peti atau rak-rak buku. Sejarah juga harus digali, tidak bisa didiamkan begitu saja, karena ada hak masyarakat untuk mengetahui sejarahnya sendiri. Penggalian sejarah akan mampu mengais kembali simpul-simpul sejarah yang tercecer, dan menguak tabir-tabir gelap yang menyelimutinya selama ini. Lewat penggalian sejarah masyarakat akan dapat mengetahui masa-masa kelam dan gemilang dari sejarahnya sendiri.

Salah satu sejarah Sumbawa yang masih terserak di mana-mana adalah sejarah tentang peninggalan-peninggalan pada masa lampau seperti benda-benda cagar budaya. Sejarah ini sangat samar-samar, bahkan di beberapa tempat masih sangat gelap. Padahal, peninggalan sejarah dan cagar budaya mempunyai peranan penting dalam perkembangan sejarah suatu daerah. Melalui peninggalan sejarah dan cagar budaya banyak hal yang dapat dipelajari dan dipahami bagaimana suatu peristiwa sejarah bisa terjadi. Peninggalan bersejarah merupakan bukti dari suatu kegiatan masyarakat pada masa lampau atau merupakan suatu bukti tentang perkembangan suatu budaya yang ada sampai sekarang.

Utan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa yang memiliki banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang unik. Salah satunya adalah “Batu Kanadi” yang memiliki nilai historis yang tinggi. Namun, masih banyak masyarakat Sumbawa khususnya masyarakat Utan yang tidak peduli dengan peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di daerahnya seperti “Batu Kanadi” yang ada di Utan ini. Bahkan banyak masyarakat Utan yang tidak mengetahui bahwa daerahnya merupakan salah satu tempat bersejarah. Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap sejarah yang ada di daerahnya membuat mereka cenderung menanggap bahwa peninggalan-peninggalan bersejarah tersebut bukanlah hal penting, bahkan sebagian masyarakat menganggap peninggalan sejarah hanyalah benda-benda tua yang tidak berarti apa-apa.

Pentingnya nilai dari peninggalan bersejarah tersebut dapat menjadi sesuatu yang bernilai tinggi serta dapat menjadi sebuah ikon budaya bagi daerah Sumbawa khususnya Utan. Disamping itu, warisan budaya “Batu Kanadi” ini sangat penting sebagai sumber pengetahuan dan pembelajaran sejarah lokal guna membangun karakter bangsa.

Makna positif dari pemikiran masyarakat tentang benda-benda peninggalan sejarah akan memberikan motivasi untuk menggali upaya pelestarian peninggalan sejarah. Sebaliknya, bila makna pemikiran masyarakat tentang benda-benda peninggalan sejarah negatif maka upaya pelestarian akan menemui hambatan. Perbedaan pandangan ini berawal dari perbedaan pemikiran dan perbedaan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi itu sendiri.

Berdasarkan latar belakang diatas, penulis tertarik unuk melakukan penelitian tentang “Batu Kanadi sebagai salah Satu warisan Budaya Tana Samawa.”

1. Sejarah Batu Kanadi

Batu Kanadi adalah benda cagar budaya atau tempat bagi orang-orang yang akan diambil sumpahnya. Sebelum seorang pejabat atau pejabat adat memerintah, terlebih dahulu di sumpah di atas batu Kanadi. Semua orang yang menjadi pejabat pada zaman dahulu harus di ambil sumpahnya misalnya orang yang menjadi raja, camat, kepala desa, atau pejabat lainnya.

Batu Kanadi ini ditemukan sekitar tahun 450 masehi di wilayah Desa Tengah saat ini. Dahulu Desa Tengah ini masih berupa hutan dan semak-semak yang dekat dengan sungai. Di sungai inilah dayang-dayang dari kerajaan Pabiso Keris sering membersihkan diri mereka (mandi, mencuci, dll). Kemudian pada suatu hari, saat dayang-dayang hendak membersihkan diri dan mencuci baju ke sungai, mereka melihat ada tujuh buah batu yang bentuknya datar dan sangat aneh menurut pandangan mereka, karena penasaran para dayang mendekati batu tersebut. Awalnya, mereka menggunakannya sebagai tempat mengasah keris-keris kerajaan. Setelah sekian lama keris-keris kerajaan diasah di batu tersebut para dayang kerajaan ini merasakan bahwa keris tersebut menjadi sakti dari sebelumnya. Melihat kesaktian dari keris tersebut, akhirnya raja dari kerajaan Pabiso keris ini menjadikan batu tesebut sebagai tempat penyumpahan, dengan mempertimbangkan pada peristiwa keris yang menjadi sakti setelah diasah di batu tersebut. Dengan dijadikannya batu tersebut sebagai tempat penyumpahan raja, maka dapat diketahui bagaimana calon raja akan memerintah di masa depan.

Raja Pabiso Keris ini kemudian mengumumkan kepada seluruh raja dari kerajaan yang tersebar di Sumbawa bahwa ada sebuah batu yang digunakan sebagai tempat disumpahnya raja-raja yang nantinya akan memerintah. Kemudian raja-raja dari kerajaan yang ada di Sumbawa berkumpul di tempat batu itu berada. Raja Pabiso keris pun menjelaskan kepada raja-raja yang hadir di tempat itu bahwa Batu Kanadi tersebut benar-benar mempunyai kesaktian. Sampai kapanpun batu ini hanya boleh digunakan untuk niat yang baik dan tidak boleh digunakan untuk niat yang jahat. Siapapun yang menggunakan untuk hal-hal hal yang jahat maka akan mendapat kesusahan, bala, atau semacam azab dari Yang Maha Esa. Dengan dikumpulkannya raja-raja dari kerajaan yang ada di Pulau Sumbawa maka diketahuilah bahwa Batu Kanadi tersebut memiliki kesaktian oleh seluruh rakyat Sumbawa pada masa itu.

Pada dasarnya semua daerah di Kabupaten Sumbawa memiliki Batu Kanadi sebagai tempat penyumpahan, tetapi kebanyakan daerah tidak merawat dan melestarikan batu tersebut sehingga sudah hilang atau bahkan ada yang dibuat sebagai pondasi rumah. Beruntungnya, di Kecamatan Utan masih memelihara Batu Kanadi.

2. Tata Cara Penyumpahan di Batu Kanadi

Dahulu kala, orang yang melakukan sumpah di Batu Kanadi hanyalah orang yang akan menjadi raja (calon raja) atau orang yang berasal dari keturunan darah biru (keluarga kerajaan).

Bagi orang yang akan diambil sumpahnya, terlebih dahulu diumumkan kepada khalayak ramai oleh orang yang bertugas untuk menyampaikan pengumuman (prajurit kerajaan). Ia akan berkeliling ke seluruh desa guna mengumumkan perihal penyumpahan tersebut. Kata-katanya ialah “Jadi, kami berharap bapak/ibu dapat hadir di lapangan besok pagi agar bapak/ibu sekalian bisa melihat orang yang akan di ambil sumpahnya” dengan maksud agar khalayak ramai dapat menyaksikan siapa yang akan memerintah di daerahnya.

Keesokan paginya, calon raja yang hendak diambil sumpahnya ini diharuskan menggunakan lamung kanadi, kemudian barulah didudukkan di atas Batu Kanadi dan dipayungi dengan payung kerajaan. Setelah itu, orang-orang yang dituakan di tempat itu mulai membaca doa-doa agar orang yang diambil sumpahnya ini tidak akan menghadapi segala macam halangan maupun rintangan serta bahaya apapun selama memerintah di wilayahnya. Sebelum diambil sumpahnya, calon raja diminta untuk membaca dua kalimat syahadat kemudian diminta berdiri untuk dipegang perutnya oleh salah seorang tetuah dengan maksud untuk mendoakannya. Setelah itu, barulah mulai di sumpah dengan di mandikan menggunakan air kembang tujuh rupa yang sudah diletakkan di dalam sebuah kendi. Dan isi sumpah orang zaman dahulu adalah:

“balong mu marenta. Ke lamin no balong mu marenta, maka mu lalo ko olat, telan kau leng ble. Mu lalo ko let, puat kau leng balo.”

Maksud dari sumpah tersebut adalah jadilah pemimpin yang adil/bijaksana. jika orang tersebut tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik (tidak dapat menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana) maka apabila orang tersebut ke gunung akan diterkam oleh ular, dan jika orang tersebut pergi ke laut, maka akan diterkam oleh buaya.

Saat calon raja yang disumpah tidak bisa menjalankan sumpahnya atau tidak dapat memerintah dengan baik, air dari sisa siramannya akan terlihat miring dan juga berubah warna menjadi dari bening menjadi biru kehitaman. Jika hal tersebut terjadi, artinya raja tersebut tidak dapat menjalankan tugasnya sebagai raja atau tidak dapat memerintah dengan baik dalam masa pemerintahannya. Sebaliknya, jika ari dari sisa siramannya terlihat tenang dan tetap berwarna bening maka orang tersebut dapat membawa perubahan menuju ke arah yang lebih baik. Kejadian ini dapat dilihat oleh khalayak ramai sehingga sangat mudah membedakan mana seorang raja yang akan memerintah dengan baik atau tidak.

3. Kegunaan Batu Kanadi pada Masa lampau

Batu Kanadi ini terakhir kali digunakan oleh raja keenam yang memerintah di tana Utan pada tahun 1800-an. Tentunya pada masa itu, Batu Kanadi ini dipercaya memiliki banyak kegunaan Karen a menyimpan hal-hal yang magis.

Awalnya batu ini bukan sebagai tempat penyumpahan para raja, tetapi sebagai tempat mengasah keris-keris kerajaan karena batu ini memiliki bentuk yang datar. Karena melihat keris tersebut menjadi sakti setelah di asah di batu tersebut, kemudian raja tersebut percaya bahwa batu tersebut memiliki kesaktian sehingga dijadikanlah tempat penyumpahan para calon-calon raja.

Sebagai tempat penyumpahan pada calon raja, rakyat pada masa itu percaya bahwa siapapun yang bersumpah di batu tersebut akan terlihat bagaimana dia akan memerintah pada masa pemerintahannya nanti, apakah akan baik-baik saja atau memiliki banyak hambatan.

Sebagai tempat menyembuhkan dari dari kutukan roh-roh jahat atau orang yang terkena santet. Pada dasarnya masyarakat pada zama itu percaya bahwa batu tersebut memiliki aura magis yang dapat membantu menyembuhkan orang yang terkena kutukan atau santet tersebut. Namun, tidak semua orang bias menggunakan batu ini. Hanya orang-orang dari keturunan raja dan orang-orang yang memiliki keturunan darah biru saja yang dapat menggunakan Kanadi.

NARASUMBER

NAMA           : M. NAGIT UYANG

TTL                : UTAN, 1 JULI 1931

ALAMAT       : RT01/RW01 DUSUN TENGAH DESA TENGAH

 

 

Beliau adalah salah seorang pemangku adat (budayawan) dari kecamatan Utan. Beliau pernah menjadi seorang kepala desa, pengurus LATS, dan sebagai tokoh masyarakat.

 

NAMA           : EMI SUHAIMI

TTL                : UTAN, 23 SEPTEMBER 1972

ALAMAT       : RT01/RW11 DUSUN KODA PERMAI DESA JOROK

 

Beliau adalah anak perempuan dari pemangku adat (budayawan), yakni Bapak H. M. Hatta. Beliau merupakan staf  pengajar di SMP negeri 1 Utan sebagai guru Matematika

 

 



 

NAMA          : NABILA AZZAHRA

TTL               : SUMBAWA, 6 OKTOBER 1999

ALAMAT       : RT02/RW02 DUSUN KODA PERMAI DESA JOROK

 

Dia adalah seorang anak dari Bapak Drs. Syaifuddin Hatta dan Ibu Ruly Dian Yunita.  Dia juga merupakan cucu dari seorang pemangku adat di Utan, yakni Bapak Drs. H. M. Hatta.

 

 

 

 
Read More

Senin, 24 Desember 2018

Chord Lagu Sumbawa - Lapang Kala

2 comments
Lampang Kala
Voc. Rossy Dwi Panugrah
Cipt. Yayan, Album: Lala Saudi

Do: C

Am                      Dm
Tingi niat peras olat

G                                 C
Langan ku taning bang subuh

F                              E
Untung ke sia gamana

Am                             Dm
No kuto kareng pang sia

G                     C
Masi badua rasate

E                                  Am
Pang aku mongkal mara nyer

G
Rang ai tangkela batu

C
No neja sampanang layar

Dm                             Am
Jarang tu dunung kacapa

G
Na tucapa jukung nikung

C
No roa mole kabali

Dm                         E
Na biasa kalanye jangi

Reff:

Am                            G
Mana ngantung pitu ten

C                               Dm
No ku pina rawang ate

F
Tu ajar lampang kala

Am                           G
Lampang kala rasa bulan

C                           Dm
No si ya kupina bosan

              F  E       Am
Ku liser no lema belo
Read More

Chord lagu Sumbawa - Jari Roro

Leave a Comment
Jari Roro
Voc: Yori Anel

Do: F







F
Montok Mesaq Reduk Nanges…

A#                         F

Pedi Paranamu Ate

C

Nanta We Nasib We Jangi Dita Tu ngepak..

                          F

Tungepak Mara adal



F

Teri Adal Langan Gasal…

A#

Ngarereng Lo Bide Jawa

C

Intan Gantuna Kugama Gama


Gama  We Intan

                         F

We Intan Gantuna


C                            F

Cece We Parana Kaku

Am                                A#

Mara Bangka Ning Tenga Let


Bilu We Antat Ning Bagian …

         F                                          C

Antat Ning Antat Ning  Bilu We Bagian


F

We Sia Bolang Ke No Gantuna

C

Aku Pili Melasakan

                       A#                                             F

No Gampang Na We No gampang Na Jari Roro…

               C

Na Jari Roro


F 

Aku Tau Ning TengaTan Rara

C

Kupasampar Melasakan

A#                                             F

Kupia Ipi We Kupia Ipi Salingong

                 C

Ipi Salingong…

                 F

Ipi Salingong
Read More

Kamis, 29 November 2018

Chord Lagu Melong Rasate (Husain)

Leave a Comment

Chord Lagu Melong Rasate


(Husain)







Do: C

C

Kemang rena leng ate

F                                   C
Kekar ling kemban panyayang

F
Nonda luk ya ku baning

C
Nongka no kusanturet

G                                                            C
Sayang saribu sayang andi nan kalanye ate

C
Rela parana ku ngining

F                                 C
Ku datang temung jangi

F
Tutu si mu beling sayang

C
Konang mu santaneng aku

G                                                                 C
Sayang saribu sayang sanga nan parate andi

C
Jina no mu to diri

F
Loya mo ku karante

A#
Neja si mutulang

         F
Lako rea ate ta

            C          G                    C
Niat balong ku sumping mu yandi

C
aku tu barang kayu

F
Gawe mares mu pendi

 A#                                F
Ate andi neseng do parana

                 C        Dm
Kita no mongka ku layar jangi

G
Mana leng kantara rungan

                                                  C
Ya ku keme andi tu melong rasate
Read More

Kamis, 15 November 2018

Chord Lagu Sumbawa - Notang Do

2 comments

Notang Do


Cipt. Yayan Voc. Yayan




Album: Lala Saudi





Do: F
Am               E              Dm      Am

Ku balangan susung angin


                          Dm                    Am

Kaseang sarea rasate ta andi


                         E                       Am    E

Ku bawa lalo lako desa len


     Am        E        Dm       Am

Nanta jangi ku pe intan


                    Dm                 Am

Ku suru aku notang do


                            E                                Am

Basungu ate ta dalam parangan


Am             E           Dm      Am

Nanta jangi tu notang do


 A                Dm                   Am

Tu miker dua mo ke leno

                   E    Dm     Am

Tendri diri ai mata


Am                 E           Dm      Am

muntu tendri mo ai mata


A                     Dm                       Am

Ku somo nasib ku ke yandi


                    E                         Am

Bau ke era tu sasopo ate
Read More

Kamis, 08 November 2018

Lirik Lagu Sumbawa - Samawa Balong

Leave a Comment

Lirik Lagu Sumbawa


Samawa Balong







Apa rungan sia kakak
Do sempu ku jago eh?

Rungan balong si andi e
apa de nyaman tu ape?

Samawa Balong intan e

Sai sate nyaman ate
Lamadi he tu sate
sangilang su ke susate
ya ya do gandang
ta we nanta

Pang samawa ku pina ne

Ka barungan desa kami
Kaleng jaman dunung ana
Nonda dengan tu santaning (2x)

Tiu pasai gila we
Taman sari dara pitu
Liok lng batu pajele (2x)

We e e . . . . .

Nonda desa benan
benan maras
long balong we
Katokal tu riam
do riam remo
I long badi balong we

Lunyuk
Lunyuk leng jendring let luar
pang tu nyaman ate

Samongkat leng batu lante
Poto batu leng taliwang
Nan pang tu saliper ate

Lok sendi tanjung menangis
Maras umak saling kati
Manir caya matano les

Gili moyo gili medang we andi
saling panto laintan saling pandang
Laiya gandang we andi
Senap semu laintan mata nulang

Gili bungin nonda sama
nonda dua leng dunia
kalebe tana samawa

We e e . . . . .

Dadi tuter tu ba tu badesa
long balong we
Suar mo ku bau do bau jawab
i long badi balong we

Ka teng katengada
liang do liang petang
intan leng batu taring

Samongkat leng batu lante
Poto batu leng taliwang
Nan pang tu saliper ate

Lok sendi tanjung menangis
Maras umak saling kati
Manir caya matano les

Remban mama remban tulas we andi
sawet ai laintan saser desa
laiya gandang we andi
senap semu laintan uma tana

Gili bungin nonda sama
nonda dua leng dunia
kalebe tana samawa




Read More

Selasa, 06 November 2018

Kamus Samawa: Budaya dalam Sebuah Teknologi

Leave a Comment

Kamus Samawa: Budaya dalam Sebuah Teknologi


Oleh: Hendra Kurniawansyah Putra


Kamus Samawa: Budaya dalam Sebuah Teknologi

Dalam era globalisasi, perkembangan teknologi yang begitu pesat seperti saat ini menuntut kita untuk dapat membuka diri terhadap perubahan yang terjadi. Perubahan dan perkembangan tersebut salah satunya yaitu dalam hal kebahasaan. Penyelarasan dalam perkembangan ini memaksa kita untuk mengetahui dan memahami bahasa internasional. Penggunaan istilah-istilah asing sudah sering kita temui dan kemudian menjadi istilah yang lebih populer dari istilah dalam Bahasa Indonesia. Hal ini mencederai esensi dari bahasa sebagai identitas diri bangsa yang membedakan bangsa yang satu dengan yang lainnya. Bahasa pada hakikatnya adalah simbol dari para penuturnya. Begitupula dengan Bahasa Indonesia, juga merupakan simbol dari Bangsa Indonesia. Apabila Bangsa Indonesia tidak lagi menjadi penutur penuh Bahasa Indonesia, maka akan sulit mempertahankan keberadaannya dari bangsa lain.

Berbicara mengenai bahasa di Indonesia, kita tidak bisa lepas dari bahasa daerah yang ada. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia mengidentifikasi sebanyak 652 bahasa daerah dari 2.452 daerah pengamatan. Bahasa Sumbawa merupakan salah satu dari bahasa daerah yang ada di Indonesia, tepatnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penutur dari Bahasa Sumbawa yaitu masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. Saat ini penutur Bahasa Sumbawa mulai berkurang karena ada beberapa faktor yang memengaruhi, seperti banyaknya penggunaan punggutan istilah-istilah dalam bahasa asing yang tidak sebanding dengan media pembelajaran dalam Bahasa Sumbawa itu sendiri. Banyak kosa kata dalam Bahasa Sumbawa yang perlahan mulai menghilang dan dilupakan karena jarang digunakan serta sulitnya mencari referensi dari kosa kata tersebut.

Cara untuk melawan dampak dari laju perkembangan teknologi yang begitu pesat ini yaitu dengan memanfaatkan teknologi itu sendiri sebagai media edukasi kepada masyarakat, salah satunya dengan membuat aplikasi kamus bahasa Daerah Sumbawa berbasis android yang diberi nama “Kamus Samawa”. Aplikasi Kamus Samawa ini nantinya akan menjadi media yang dapat berjalan seiring dengan perkembangan teknologi karena penggunaannya yang lebih mudah dan praktis daripada menggunakan kamus dalam bentuk buku. Masyarakat akan mudah untuk menemukan kosa kata yang jarang digunakan dan padanan kata atau istilah Bahasa Indonesia dalam Bahasa Sumbawa maupun sebaliknya. Juga untuk mendapatkannya, masyarakat dapat mengunduhnya secara gratis di playstore pada gawai masing-masing.

Pembuatan aplikasi Kamus Samawa ini meliputi beberapa tahapan yaitu:  analisis masalah, analisis sistem dan kebutuhan sistem. Pertama Analisis masalah, meliputi langkah-langkah yang ditempuh untuk mengetahui berbagai masalah yang ada dan diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Adapun beberapa masalah tersebut sebagai berikut:

  1. Referensi untuk mencari padanan kata dalam Bahasa Sumbawa masih dalam bentuk buku yang kurang efektif dan efisien karena penggunaannya yang lama dalam mencari kata dan bahannya yang mudah rusak.

  2. Lebih sulit menambahkan kosa kata baru pada kamus dalam bentuk buku karena sifatnya yang tidak dinamis.

  3. Adanya ketergantungan manusia terhadap teknologi yang mengakibatkan kecendruangan penggunaan teknologi disemua bidang.


 

Selanjutnya Analisis sistem, pada tahapan ini yaitu identifikasi dan evaluasi permasalahan. Dalam pembuatan aplikasi di perlukan adanya analisis dan perancangan aplikasi yang dibuat. Ini bertujuan agar dalam pembuatan aplikasi sesuai dengan perancangan dan tidak melenceng dari tujuan awal perencanaan.

Rencana perancangan penggunaan aplikasi meliputi langkah-langkah sebagai berikut:

  • Pengguna menjalankan aplikasi dan masuk ke menu utama aplikasi.


[caption id="attachment_232" align="aligncenter" width="169"]Kamus Samawa: Budaya dalam Sebuah Teknologi Halaman Awal Aplikasi[/caption]

  • Pengguna dapat memilih kategori penerjemahan pada pojok kanan atas aplikasi.


[caption id="attachment_235" align="aligncenter" width="169"]Kamus Samawa: Budaya dalam Sebuah Teknologi Halaman Pilih Kategori[/caption]

  • Setelah memilih kategori, pengguna dapat mencari kata dengan memasukkan kata pada form pencarian.


[caption id="attachment_237" align="aligncenter" width="169"]Kamus Samawa: Budaya dalam Sebuah Teknologi Halaman Pencarian Kata[/caption]

  • Hasil akan ditampilkan pada layar gawai yang berupa arti atau padanannya, jenis kata, dan contoh kalimat.


[caption id="attachment_238" align="aligncenter" width="169"]Kamus Samawa: Budaya dalam Sebuah Teknologi Halaman Hasil Pencarian[/caption]

Terakhir, kebutuhan sistem, yaitu alat dan juga bahan yang dibutuhkan untuk menunjang pembuatan sistem. Kebutuhan sistem dibagi menjadi 3, yaitu: kebutuhan perangkat keras yang meliputi sebuah komputer atau laptop yang memadai, kebutuhan perangkat lunak yang meliputi aplikasi-aplikasi penunjang dalam pembuatan aplikasi berbasis android seperti Android Studio, SQLite database, JRE (Java Runtime Environment) dll. Serta kebutuhan isi kamus yang meliputi kamus Bahasa Sumbawa yang bersumber dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Teknologi memang berkembang begitu pesat, tidak dapat dipungkiri dan dihindari tetapi harus disikapi dengan bijak. Memaksimalkan manfaat dari teknologi lebih baik daripada memikirkan dampak-dampak negatifnya. Pembuatan Kamus Samawa adalah cara untuk “melawan teknologi dengan teknologi”. Dengan adanya aplikasi Kamus Samawa, pembelajaran Bahasa Sumbawa akan lebih mudah diterapkan di lingkungan masyarakat. Bahasa Sumbawa yang menjadi salah satu budaya di Indonesia akan terus dilestarikan. Oleh karena itu, tanamkan budaya dalam menggunakan teknologi dan gunakan teknologi untuk melestarikan kebudayaan.

 

Untuk teman - teman yang ingin menggunakan aplikasi Kamus Samawa ini, klik gambar dibawah ini:

Kamus Samawa: Budaya dalam Sebuah Teknologi
Read More

Minggu, 04 November 2018

Lirik Lagu Sumbawa - Bakatoan

Leave a Comment

Lirik Lagu Sumbawa 


Bakatoan






O ina o bapa
Lema lalo bakatoan
Lako tode lamung belang
Pameli sen sagobang


Jina gendra tode ana
Kenang kabaya mira
Tendri ate ku pe ina
Panyorong bedes ke doma


O ina o bapa
Lema lalo bakatoan
Ku sate mo pangantan
Ke tode lamung belang


Lamen pako sia tingi
Mole ate ku kabali
Urung mo ku basawai
Jera mata ten mudi






Read More